Muslim Menjawab tuduhan Ali Sina (1)

Bagi Ali Sina tidak ada sedikitpun kebaikan pada diri Muhammad, tidak ada kebaikan sedikitpun pada ajaran Islam. Padahal sangat banyak tokoh dunia dari kalangan Non Muslim yang amat mengagumipribadi Agung Rasulullah Muhammad, salah satu diataranya adalah Mahatma Gandhi, Bapak India.

Dalam hal ini seorang Muslim yang menggunakan Nickname 'Kristentelahkalah', di Forum milik Ali Sina mencoba menjawab tuduhan-tuduhannya

Ali Sina menulis

Di salah satu artikelku, aku menulis:
Aku percaya jika kita terus melanjutkan kampanye untuk menjatuhkan Islam dan ilmuwan2 Muslim, dalam waktu kurang dari seperempat abad, Islam akan kalah. Islam akan jatuh, sama seperti nasib Komunisme. Ingat kata2ku hari ini, meskipun seAndainya kaupikir aku sinting. Jika kita bekerja sama, terutama para eks Muslim, kita dapat menyingkirkan Islam lebih cepat daripada yang dapat dibayangkan siapapun. Iran sudah jadi negara anti Islam. Lebih dari separuh penduduk Iran tidak menyatakan diri sebagai Muslim lagi.

Kita hancurkan Islam dari fondasinya. Gedung kerajaan Islam tampaknya memang kokoh. Tapi itu hanya kelihatan dari luar saja. Gedung kokoh ini akan runtuh seketika.

Salah seorang rekanku merasa ragu atas rasa percaya diriku dan dia menulis:

Dr. Sina, maaf ya karena menghabiskan waktumu yang berharga. Tapi suatu hal akhir2 ini sangat mengganggu diriku. Kau berkata bahwa kau akan menghancurkan Islam dalam kampanye ini dalam waktu beberapa dekade.

Tapi Pak, apakah kau yakin akan hal ini? Agama yang begitu fanatik, yang berusia 1.400 tahun dapat dihancurkan dalam waktu beberapa dekade. Bagaimana hal ini dapat mungkin terjadi? Kau mengungkapkan perhitungan2. Baiklah, tapi ketololan dalam beragama tidak sama dengan menghitung angka2 matematis.

Aku baca semua artikelmu, lagi dan lagi. Aku sangat percaya kau bukanlah orang yang hanya omong gede untuk jadi pusat perhatian orang. Aku telah bergabung bersama FFI selama 10 bulan, mengirim “surat kepada umat manusia” kepada lebih dari 4.000 orang (dan jumlahnya terus bertambah setiap hari) dan masuk ke banyak forum dengan nama2 yang berbeda untuk memposting surat itu, tapi sekarang aku merasa ragu. Bagaimana kau bisa mencapai tujuanmu? Bagaimana mungkin, tolong katakan padaku.

Kau berkata “jika kita bekerja sama”. Karena kau menggunakan kata “jika”, maka tidak ada kepastian dalam janjimu. Bagaimana mungkin kau bisa sedemikian yakin?

Dr. Sina, sesuai dengan persyaratan dalam profesiku, aku telah berhubungan dengan banyak jenis orang2 dari berbagai negara dan mentalitas dalam hidupku. Aku dapat memperkirakan sifat seseorang dengan cara bicara padanya (atau baca tulisannya). Aku yakin kau memang penuh rasa percaya diri bahwa kau akan bisa menghancurkan Islam. Tapi apakah “rahasia” yang kau ketahui, yang belum kau katakan pada kami, yang membuatmu begitu penuh rasa percaya diri.

Dapatkah kau menyisakan waktumu dan membalas suratku jika sempat. Aku akan tunggu, tidak jadi masalah, tapi tolong jelaskan keraguanku.

Antiterorisme.


Inilah jawabanku:

Wahai Antiterorisme:
Sebaiknya aku meluruskan kesalahpengertian terlebih dahulu. Aku tidak pernah menyatakan bahwa “AKU” akan mengalahkan Islam. Aku bukan tukang bual dengan khayalan2 yang ngawur. Aku hanyalah orang sederhana. Silakan tanya kucingku. Kucing kecilku yang hidup bersamaku dan mengenalku dengan baik tidak pernah peduli akan diriku. Sebaliknya, dia memperlakukanku bagaikan pelayannya saja. Sekarang jika kautanyakan pendapat kucingku tentang diriku, sudah dapat kaubayangkan betapa sepelenya aku di matanya.

Kukatakan bahwa “KITA” dapat mengalahkan Islam jika kita bekerja sama dan dalam hal ini memang aku sangat yakin. Dari manakah datangnya keyakinanku? Aku yakin akan hal itu sebab aku tahu betul tentang Islam. Islam itu tidak lain daripada isapan jempol yang muluk2 belaka. Usia Islam adalah 1.400 tahun dan punya 1.2 milyard pengikut. Meskipun begitu, Islam hanyalah berdasarkan kebohongan semata. Islam bagaikan gedung tinggi yang berdiri di atas pasir yang bergerak. Selama pasir2 tetap berada di tempatnya, gedung itu akan tetap utuh berdiri. Tapi begitu kau ganggu pasirnya dan kau singkirkan pasir di bawah gedung itu, maka gedung itu akan runtuh.


Muslim Menjawab

Perkenalkan diri saya. Saya, Kristentelahkalah, adalah seorang Muslim yang amat perduli dengan jalan dan nasib iman dunia. Saya khawatir akan lebih banyak manusia yang dijungkalkan ke dalam neraka hanya karena masih banyak point / hal yang belum masuk ke dalam system berfikir mereka yang mana hal itu membuat mereka menjadi picik dan dangkal. Untuk itulah, insya allah saya ingin membantu mereka untuk menolong mereka dari keterpurukan dalam hal berfikir.


Tentang saya sendiri. Saya sudah lama berfikir tentang Islam, terlebih karena Islam adalah agama saya sejak lahir. Selama itu, belum saya temui kelemahan Islam. Bahkan sebaliknya, saya menemui keagungan Islam dan kekuatan Islam untuk dijadikan satu satunya alat untuk mengelola jaman menjadi lebih baik. Bertolak belakang dengan agama lainnya, khususnya agama Kristen. Tidak ada satu pun point dalam agama Kristen yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah, apalagi dijadikan alat Andalan untuk dapat mengelola jaman menjadi lebih baik lagi. Tentu saja saya pernah berAndai Andai. Saya masuk agama Kristen dan meninggalkan Islam. Yang menjadi pertanyaan saya adalah, bagaimana Kristen dapat mengelola jaman dan kehidupan keluarga berbangsa untuk menjadi lebih baik?

Baik. Baik yang mana? Tentunya ini akan menjadi controversial. Menurut A, yang baik adalah begini. Tapi menurut si B, yang baik justru sesuatu yang bertolak belakang. Untuk itu, kita butuh tolok ukur, acuan, stAndard, dalam hal menentukan mana yang baik dan mana yang buruk. Yeah, tapi untuk sekarang ini, pembahasan antara mana yang baik dan mana yang buruk, berikut dengan tolok ukurnya, ditunda saja. Suatu saat, akan disinggung bilamana perlu. Sekarang saya amat berminat untuk membahas “teka teki” yang diajukan Ali Sina.

Anda (Ali Sina) menyatakan keyakinan Anda dengan mudahnya bahwa “Kita dapat mengalahkan Islam”. Sebenarnya, tahukah Anda atas apa yang terjadi di antara kaum Muslim dengan Anda?

Anda, atau anti Islam mana pun, dengan mudahnya berkata, kita dapat mengalahkan Islam. Atau, Islam suatu saat akan musnah karena Islam tidak mempunyai akar yang kuat. Di balik itu, orang Islam pun juga berkata demikian tentang agama Kristen. Sudah banyak Muslim yang benar benar mengetahui seluk beluk agama Kristen, sampai pada kesimpulan bahwa suatu saat Kristen akan musnah di muka bumi ini. Bahkan semua kita akan dapat mengalahkan Kristen dengan mudahnya.

Sadarkah Anda dengan kenyataan itu? Kalau Anda tidak sadar, maka sebenarnya dengan apa saja Anda menghabiskan umur Anda selama ini?

Coba kita lihat kenyataan yang benar benar terjadi di muka bumi ini. Sudah banyak orang eropa yang menyatakan diri mereka atheis alias tidak percaya lagi kepada agama Kristen. BelAnda, jerman, belgia, perancis, swedia adalah sarang sarang atheis yang paling hebat. Di sana Kristen sudah mati. Sekarang, siapa yang “lebih dahulu musnah”, Islam atau Kristen?

Di amerika maupun di eropa, Kristen tidak lagi memerintah kehidupan mereka, alias sekuler. Natal yang merupakan hari kekristenan, sudah “dirampok” oleh kaum atheis dan sekuler hanya untuk dinikmati pesta pora dan mabok mabokannya saja. Tentunya kita bertanya, kok bisa sih agama besar seperti Kristen itu dirampok begitu saja oleh kaum atheis di mana mereka hanya menikmati pesta pora keduniawiannya saja? Hukum Kristen tidak lagi diterapkan dalam kehidupan mereka. Mereka memang butuh agama, namun hanya sebatas pelampiasan anthropologis saja. Setelah mereka selesai dengan ritual gerejawi, mereka keluar kembali menjadi hamba hamba atheis dan sekuler. Bukankah dengan demikian, Kristen sudah mati? Sudah musnah?

Mau sampai kapan Kristen akan dapat bertahan kalau kita melihat pada “sisa sisanya saja” di eropa dan amerika? Dapatkah Anda menjawab pertanyaan mudah ini?

Anda berkata, “Islam hanyalah berdasarkan kebohongan semata”. Sebenarnya, apa yang istimewa dari perkataan Anda itu? Bukankah kaum Muslim justru lebih nyaring lagi ketika menyatakan bahwa Kristen hanyalah berdasarkan kebohongan semata? Dan kebohongan itu pun nyata di depan mata semua yang hidup? Sekarang, siapa yang benar, Anda yang menyatakan bahwa Islam hanya berdasarka kebohongan belaka, atau kaum Muslim yang menyatakan bahwa Kristen hanya berdasarkan kebohongan belaka? Atas dasar apa Anda menyatakan bahwa kaum Kristen lah yang benar dengan klaim mereka? Subjektivisme belaka? Sebenarnya, Ali Sina itu siapa? Seorang malaikat dari surga sehingga semua kata katanya unik dan lain dari semua orang yang ada di dunia ini? Bahkan seorang paus roma pun kalau berkata bahwa Islam adalah kebohongan, perkataannya tidak akan bernilai apa-apa. Nah seorang Ali Sina? Atau, apakah Anda sudah berperjalanan ke alam maut di mana Anda telah mewawancara orang mati dan mengetahui semua jawaban? Anda tidak lain hanyalah seorang fanatis belaka. Dan fanatisme itu telah mempermalu Anda di depan dunia. Sadarkah Anda akan hal itu?

Wahai ali sina, Anda tidak sendiri ketika Anda menghujat sebuah agama (dalam hal ini, Islam). Anda dibanding mereka, tidak ada istimewanya sama sekali.

Film da vinci code menjelaskan, bahwa sedikit saja kita menggaggu pasir yang menopang istana Kristen, maka Kristen akan runtuh secara keseluruhan! Pertanyannya, sudahkah Anda menonton film da vinci code? Ataukah Anda mengira bahwa da vinci code adalah film fiksi semata? Kalau memang Anda menilai bahwa film da vinci code adalah film fiksi semata, maka sebenarnya Anda lah yang mempunyai masalah. Anda harus sadar akan hal itu.

Mungkin Anda akan berkata, yeah Kristen adalah kebohongan, tidak mempunyai nilai kebenaran sedikit pun. Orang Kristen pertama telah menambah nambahi agama itu sehingga menjadi lebih menarik banyak orang. Tapi di luar itu semua, Kristen pada bagian intinya mengajarkan cinta kasih, toleransi dan saling memaafkan.
Ali sina, berarti hari hari agama Kristen sudah dapat dihitung mulai dari sekarang karena isi dari agama Kristen hanyalah kepalsuan.

Islam tidaklah demikian. Mungkin Anda membenci agama ini, seperti kebanyakan orang lain yang membenci jalan ketuhanan. Tapi seperti yang sudah tersirat dari perkataan Anda sendiri, Islam tidak pernah berisi kepalsuan seperti yang terjadi pada agama Kristen. Itulah yang akan membuat agama Islam akan terus bertahan sampai akhir jaman.

bersambung

0 comments: