Muslim Menjawab tuduhan Ali Sina (5)

Ali Sina Menulis :

Tapi kau tidak dapat mengritik Islam. Jika kau usik pasir di bawahnya, seluruh bangunan akan runtuh. Muslim sadar akan hal ini. Mereka tahu bahwa Islam tidak tahan kritik dan sangatlah rapuh. Karena itulah mereka jadi bersikap begitu protektif (melindungi) Islam. Inilah sebabnya mereka begitu histeris ketika beberapa muncul beberapa kartun yang menggambarkan Muhammad. Inilah mereka bunuh Theo Van Gogh dan mengancam siapapun yang berusaha menyingkirkan pasir2 kebohongan di mana Islam berdiri.

Agama2 lain bersifat plastis (elastis, flexible). Mereka bagaikan pohon yang hidup. Kau dapat memangkasnya dan membentuknya dan agama2 ini akan tampak lebih baik. Tapi Islam tidaklah begitu. Islam itu mati, tidak dapat diubah, bagaikan sebuah fosil. Jika kau sentuh, maka akan hancur.Kau tidak dapat menghilangkan satu hal dari Islam tanpa menghancurkan seluruhnya. Islam bagaikan istana kartu. Hilangkan saja satu kebohongan dan seluruhnya akan runtuh dengan sendirinya.


Muslim "kristentelahkalah" Menjawab

ya memang benar agama agama lain bersifat plastis, flexible, itu benar. Dan memang benar Islam itu tidak elastis. Anda sangat benar. Saya adalah orang pertama yang melihatnya demikian, jauh sebelum Anda melihatnya.

Agama lain dapat diubah ubah sekehendak manusia. Apakah Anda berfikir bahwa apa pun yang merupakan ciptaan Tuhan dapat diubah ubah semaunya oleh manusia yang tidak mengerti apa apa tentang penciptaan? Apakah Anda berfikir bahwa seharusnya manusia dan Tuhan sama pintar dan hebatnya sehingga manusia mana pun mempunyai wewenang dan kompetensi yang sama untuk mengubah agama? Kalau memang manusia sama pintar dan kompetensinya dengan Tuhan maka mengapa manusia manusia itu tidak menciptakan agama agama dunia sejak awal? Sedih sekali bahwa Anda tidak percaya kepada Tuhan. Dan sedih sekali bahwa Anda tidak percaya akan kemahaan Tuhan di atas segala manusia bahkan Anda.

Agama lain dapat diubah, itu artinya manusia - manusia yang mengubahnya tidak percaya bahwa agama mereka adalah yang terbaik, dan di lain pihak itu menAndakan bahwa manusia mulai meragukan akan keberadaan dan pekerjaan Tuhan. Memang itulah tujuan Anda, supaya semua manusia mulai meragukan keagungan Tuhan hingga nanti pada akhirnya semua manusia mengikuti jejak Anda untuk menjadi atheis. Tolong yakinkan saya bahwa Anda sedang tidak melancarkan program Anda untuk pemusnahan Tuhan dan agama secara global. Anda tidak akan bisa dan saya tidak akan bisa diyakinkan.

Tujuan anda untuk memberangus tuhan dan agamaNya dari muka bumi ini dan untuk meratakan atheisme di muka bumi ini, tampak jelas dari bagaimana anda menyikapi kasus Theo Van Gogh versus kaum muslim (dan juga kasus lainnya). Renungi paragraph saya berikut ini.

Theo Van Gogh membuat karya yang menghina islam dan menghina semua kaum muslim, kemudian kaum muslim bangkit amarahnya dan melakukan perlawanan. Dan tiba tiba anda menilai kenyataan itu sebagai tanda bahwa kaum muslim histeris jika agama mereka dihina dan dikritik habis habisan.

Kalau kita lihat, tuhan dalam agama lain sering menjadi bahan permainan dan penghinaan oleh pribadi pribadi yang tidak bertanggung jawab. Kemudian umat dari agama tersebut tidak menunjukkan kemarahan dan kekecewaan berkenaan dengan penghinaan yang ditujukan kepada tuhan tuhan mereka. Dan anda menilai hal itu sebagai tanda bahwa mereka dan agama mereka adalah elastis dan fleksible.

Ada perbedaan besar antara islam dengan umatnya di satu pihak, dan agama lain beserta umatnya masing-masing, di laih pihak. Agama lain beserta umatnya tidak akan marah jika kesucian agama mereka dinodai. Yang terjadi sebenarnya adalah bahwa ketidakmarahan mereka atas penghinaan itu dikarenakan mereka mulai bergerak ke arah nihilisme tuhan: tuhan bagi mereka hanyalah isapan jempol belaka, hanya figure aneh dan kerangka dongeng yang tidak mempunyai kaitan langsung dengan nasib hidup mereka.

Sementara kaum muslim akan marah jika kesucian agama mereka dinodai. Kemarahan mereka muncul karena mereka tetap bergerak ke arah eksistensialisme tuhan (kontra nihilisme tuhan). Muslim tetap menganggap bahwa tuhan mereka tetap ada (eksistensialis), bukan hanya isapan jempol dan mempunyai kaitan langsung dengan nasib kehidupan yang ada di muka bumi.

Dan kini anda memilih untuk mendukung kaum umat agama lain (bukan islam) yang bergerak ke arah nihilisme tuhan (yang tidak marah jika kesucian agama mereka dihina), karena hal itu memang amat sesuai dengan tujuan anda yaitu nihilisme tuhan, pentiadaan tuhan untuk selama lamanya…. Sudah saya katakan sejak awal bahwa anda adalah iblis.

Ali Sina Menulis :

Kau mungkin bertanya: “jika Muslim tahu bahwa Islam adalah kebohongan belaka, mengapa mereka membelanya?” Ini pertanyaan yang bagus. Jawabnya adalah hanya kebohongan itulah yang mereka miliki satu2nya. Mereka harus memeluknya erat2 dan percaya padanya meskipun sudah jelas bahwa Muhammad adalah orang yang jahat dan semua yang dikatakannya bohong belaka. Kebohongan ini adalah satu2nya pegangan mereka.

Muhammad adalah seorang psikopat. Seorang psikopat ingin menguasai jiwa orang lain. Yang pertama-tama dia lakukan adalah menghancurkan jati diri korban2nya. Karena jasa Islam, para Muslim tidak punya harga diri, tidak punya rasa percaya diri, tidak punya kehormatan diri. Orang2 seperti ini seringkali sangat berbahaya. Tiadanya rasa hormat pada diri adalah sebab dari semua kejahatan.




Muslim "Kristentelahkalah" Menjawab :

Sebenarnya siapa yang psikopat?
Anda yang sejak awal faham bahwa manusia butuh agama justru menolak untuk mengakui adanya Tuhan. Siapa yang psikopat?

Anda yang berteriak teriak menjelek jelekkan Islam dan berusaha untuk menceritakan kejelekan kejelekan Islam ke semua orang, justru mengabaikan hak azasi semua manusia untuk mendapatkan informasi yang utuh dan representative, dan kemudian memaksakan penilaian Anda terhadap Islam kepada semua orang. Siapa yang psikopat?

Kalau Anda tidak psikopat, seharusnya Anda telah memilih salah satu agama dan mencintai agama itu sepenuh hati – karena Anda yakin bahwa semua manusia butuh agama.

Kalau Anda tidak psikopat, seharusnya Anda menyajikan informasi yang seimbang antara yang negative dan positif tentang Islam ke semua orang tanpa menutup nutupi bagian bagian yang mana pun, kemudian membiarkan semua orang membuat penilaian mereka masing-masing secara bebas tanpa ada intervensi dari pihak Anda – karena Anda yakin bahwa semua orang berhak untuk mendapatkan informasi yang lengkap dan Anda yakin bahwa penilaian orang tidak dapat dipaksakan.

Susahkah hal itu untuk Anda fahami, wahai ali sina yang cerdas????

Barusan anda berkata,
“Muhammad adalah seorang psikopat. Seorang psikopat ingin menguasai jiwa orang lain”.

Bukankah anda sendiri yang ingin menguasai jiwa semua orang dengan cara memaksakan penilaian anda terhadap orang lain dengan mengabaikan hak hak mereka untuk bebas menentukan penilaian mereka sendiri? Cara anda yang hanya menjelaskan sisi keras dari islam kepada semua orang dan menyembunyikan sisi positif islam dari orang lain, benar benar menjelaskan bahwa anda memang ingin menguasai jiwa orang lain - tanpa mereka bisa sadari sedikit pun. Beginikah cara anda menyongsong hari kematian anda sendiri yang memang pasti akan datang menemui anda?

Begitu banyak artikel di internet yang dapat diakses secara bebas yang mengisahkan keagungan islam, dan anda tetap tidak ingin orang orang mengetahui keberadaan artikel artikel tersebut. Siapa yang psikopat??

bersambung

1 comments:

Anonim mengatakan...

Aku Cuma Mau mengomentari Pernyataan Muslim " Kristentelahkalah" Menjawab sebagaimana pernyataannya dibawa ini

" Ada perbedaan besar antara islam dengan umatnya di satu pihak, dan agama lain beserta umatnya masing-masing, di laih pihak. Agama lain beserta umatnya tidak akan marah jika kesucian agama mereka dinodai. Yang terjadi sebenarnya adalah bahwa ketidakmarahan mereka atas penghinaan itu dikarenakan mereka mulai bergerak ke arah nihilisme tuhan: tuhan bagi mereka hanyalah isapan jempol belaka, hanya figure aneh dan kerangka dongeng yang tidak mempunyai kaitan langsung dengan nasib hidup mereka"

Justru ketidak marahan agama lain ketika dihina Agamanya karena adanya keyakinan yang kuat bahwa Tuhan mampu untuk berbuat apapun bagi penghina Tuhan itu sehingga Agama lain ini dengan sabar berdoa dan menyerahkan semua itu pada Kehendak Allah atau Kehendak Tuhan, sebaliknya orang yg berlaku histeris dan anarkis karena mendengar dan melihat agamanya di hina Justru sebaliknya mereka sedang bergerak kepada Nihilisme dimana Tuhan mereka adalah Tuhan yang tidak bisa berbuat apa apa sehingga butuh bantuan umatnya untuk membelanya. aku mau beritahu itulah wujud dari ketidak percayaan diri Kalau anda Ganteng kemudian dihina atau dikatakan jelek kenapa anda marah?