Menjawab Tuduhan Islam Membenarkan Pemerkosaan


Bismillahirrohmaniirrohim....

Antek-antek FFI sering sekali menuduh Islam membela pemerkosa berdasarkan  firman Allah SWT berikut :

“Dan orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang baik (berbuat zina) dan mereka tidak mendatangkan empat orang saksi, maka deralah mereka orang menuduh itu) delapan puluh kali dera…”(QS.An-Nur:4)

Dan orang-orang yang menuduh istrinya (berzina), padahal mereka tidak ada mempunyai saksi-saksi selain diri mereka sendiri, maka persaksian orang itu ialah empat kali bersumpah dengan nama Allah, sesungguhnya dia adalah termasuk orang-orang yang benar. (QS. An-Nur : 6)

MANA BAGIAN AYAT YG BILANG WANITA DIPERKOSA JIKA TIDAK ADA 4 SAKSI AKAN DIANGGAP PEZINAH?DISANA DIJELASKAN TENTANG HARUS ADA 4 SAKSI UNTUK MENUDUH WANITA BAIK-BAIK BERZINA. TENTU SAJA KASUSNYA BEDA DENGAN WANITA YG DIPERKOSA, SEJAK KAPAN WANITA KORBAN PERKOSAAN SAMA DENGAN WANITA PEZINA? KALAU MAU BUAT FITNAH TUH YG PINTERAN DIKIT NAPA BIAR GA MALU2IN! WANITA YG DIPERKOSA ADALAH KORBAN JADI TIDAK MUNGKIN DIHUKUM.

Menjawab Tuduhan Alqur'an Ada 7 Versi


oleh Menjawab Berbagai Fitnah FaithFreedom

Bismillahirrohmanirrohim....

Para debater Kristen kegirangan dengan adanya postingan FFI yg bilang Al-Qur’an ada 7 versi:
http://indonesia.faithfreedom.org/forum/ternyata-versi-al-qur-an-ada-yang-berbeda-beda-t499/#p3273


Jawaban:

Pertama-tama biar ga roaming kita bahas dulu apa itu Qira'at.

PENGERTIAN QIRA'AT

Dalam pandangan ulama, Qirâ'at (قراءات) secara etimologis merupakan bentuk jama' dari qirâ'ah (قراءة) yang merupakan bentuk masdar dari qara'a (قرأ) yang berarti membaca.
Adapun secara terminologi, qirâ'at dalam pandangan ulama memiliki beberapa pengertian.

MENJAWAB TUDUHAN ISLAM MENGAJARKAN KDRT TERHADAP ISTRI

oleh Menjawab Faithfreedom Indonesia 


Sering ada pertanyaan dari kaum non muslim tentang salah satu "nasib wanita muslimah". Topik kita kali ini adalah pertanyaan: "Kenapa istri muslimah boleh dipukul suami muslim, sedangkan istri kafir tidak boleh dipukul karena dilindungi hukum KDRT?"

Dari sini muncul pertanyaan: kapan, mengapa dan siapa pukulan boleh dilakukan?
untuk menjawab pertanyaan ini, mari kita kaji.
Dasar yang mereka gunakan adalah Surat An-Nisaa: 34

“Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang ta'at kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka). Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya, maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka mentaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.”